Yusril: Harga Minyak Dunia Turun, Jokowi Malah Naikkan BBM, Ada Apa?

Kirim artikel ini Kirim artikel ini Print Artikel ini Print Artikel ini

Abwaba.com – Yusril Ihza Mahendra Pakar Hukum Tata Negara menilai ada keganjilan atas kebijakan pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla dalam hal menaikkan harga BBM. Pasalnya, langkah tersebut diambil saat harga minyak dunia turun.

“Huahahaha Presiden Jokowi naikkan harga bbm ketika harga minyak dunia sedang turun. Gejala apa nih ya?” ujarnya seperti dikutip Abwaba melalui akun Twitter, @Yusrilihza_Mhd.

Yusril - Presiden Jokowi Naikkan Harga BBM ketika Harga Minyak Dunia sedang Turun

Prof Yusril lantas membandingkan sikap yang diambil Indonesia dengan sikap pemerintah Malaysia yang justru memilih menurunkan harga BBM. Pemerintah Malaysia siap turunkan harga BBM RON95 jika harga minyak mentah dunia jatuh hingga 70-75 dolar AS (234-251 ringgit) per barel.

Presiden Jokowi mengumumkan naiknya harga BBM subsidi pada senin malam. Bensin Premium yang asalnya 6.500/liter naik menjadi menjadi Rp 8.500/ liter, sementara Solar dari 5.500 naik menjadi 7.500, naik Rp 2.000 dari sebelumnya.

“Harga BBM baru tersebut akan berlaku pukul 00.00 WIB terhitung sejak tanggal 18 November 2014. Harga premium ditetapkan dari Rp 6.500 rupiah menjadi Rp 8.500, harga solar di tetapkan dari Rp 5.500 menjadi Rp 7.500. Untuk rakyat kurang mampu disiapkan perlindungan sosial berupa paket kartu keluarga sejahtera, kartu indonesia sehat dan kartu indonesia pintar yang dapat segera digunakan untuk menjaga daya beli rakyat dan memulai usaha di sektor ekonomi produktif, pasti akan bermunculan pendapat yang setuju dan tidak setuju. Pemerintah sangat menghargai setiap masukan-masukan.,” ujar Jokowi yang di dampingi para menteri kabinet di Istana Negara, Jakarta.

Baca juga : Pertama dalam Sejarah, Harga BBM Naik Saat Minyak Dunia Turun.

Yusril: Harga Minyak Dunia Turun, Jokowi Malah Naikkan BBM, Ada Apa? | abwaba | 4.5