Desain Interior Rumah Minimalis menggunakan Mosaik Batu Alam

Kirim artikel ini Kirim artikel ini Print Artikel ini Print Artikel ini

Desain Interior Rumah Minimalis menggunakan Mosaik Batu Alam – Di era modern ini, tengah ngetren dengan sebuah istilah back to nature. Apakah back to nature itu? Back to nature adalah sebuah istilah yang berarti kembal ke alam. Istilah yang satu ini tak hanya berhubungan dengan makanan maupun obat-obatan, maupun juga berkaitan dengan tempat hunian dan juga bahan bangunan.  Selain pola hidup tersebut, back to nature juga berkaitan dengan pemakaian material batu alam marmer dengan berbentuk mosaic.

Mosaic batu alam dibuat dari pecahan-pecahan  marmer yang mempunyai bentuk yang pipih juga tidak beraturan. Hal ini berbeda dengan mosaic dalam bentuk batu kerikil (peble), yang terbuat dari batu-batu yang utuh. Sebuah keping mosaic dirancang dengan menyusun pecahan-pecahan batu satu persatu secara benar serta hati-hati, sehingga akan dapat menghasilkan sebuah bentuk yang sempurna. Pada posisi batu ada yang ditempatkan berdiri atau juga tidur. Masing-masing dari batu direkatkan dengan sebuah lem khusus di jaring yang dibuat dari benang.

Berikut .com menghadirkan photo dan gambar Desain Interior Rumah Minimalis menggunakan Mosaik Batu Alam

interior rumah mozaik batu alam 1

interior rumah mozaik batu alam 2

interior rumah mozaik batu alam 3

interior rumah mozaik batu alam 4

interior rumah mozaik batu alam 5

Mosaic marmer bisa dipergunakan dalam melapisi dinding, lantai, dan juga kolom. Baik untuk elemen fungsional (carport, lantai teras, pelapis dinding, area kolam, juga pilar) ataupun hanya elemen dekoratif. Semua kehadirannya bisa membuat suasana ruangan menjadi terkesan lebih sejuk serta alami.

Salah satu dari faktor yang dapat membuat batu marmer banyak disukai yakni karena batu marmer memiliki warna khas. Beberapa  dari jenis warna marmer yang biasa dijumpai yakni warna merah, krem, kuning, dan juga abu-abu. Tedyanto Soejono Poetro, seorang Direktur Padi Mulia Jaya (PMJ), produsen dari mosaic batu alam, menyatakan bahwa motif serta warna marmer dipengaruhi keadaan alam juga iklim tempat batu dipdapatkan. “Tiap daerah menghasilkan sebuah batu alam yang tampilan fisiknya  khas,” kata Tedyanto. Batu marmer yang berasal dari Jawa Timur pada umumnya mempunyai warna kuning, merah, dan juga abu-abu;  Makasar dengan warna kuning serta krem; sementara Padalarang dengan warna krem.

Faktor-faktor  lain yang dapat membuat marmer banyak disukai yakni dengan permukaannya yang bisa halus juga mengilap apabila dilakukan pemolesan. Dan batu alam satu ini juga mempunyai sedikit pori. Hal ini akan dapat membuat marmer tak mudah terserang oleh jamur, sehingga akan dapat diaplikasikan pada dalam (interior) dan juga luar ruangan (eksterior).

Pemasangan pada mosaic batu alam cukup mudah, sama halnya dengan memasang keramik-keramik  biasa. Pada bagian celah (rongga) di permukaan mosaic haruslah diisi dengan adukan semen berwarna putih.Fungsinya yakni supaya batu alam saling terikat, sehingga tak mudah lepas.

Kemudian, rongga yang sudah diisi dengan semen dilap menggunakan kain yang lembap ketika semen masih basah. Hal ini bertujuan agar pada  permukaan batu alam tak terkesan datar, namun akan sedikit menonjol juga akan nampak lebih dinamis.
Oleh karena itu, dengan penggunaan batu marmer akan dapat membuat sebuah rumah menjadi nampak lebih bernuansa alam. Pemasangannya pun cukup mudah, sehingga dapat anda aplikasikan sendiri untuk bangunan anda.

Sekian informasi akan Desain Interior Rumah Minimalis menggunakan Mosaik Batu Alam. Semoga memberi manfaat dan dapat membantu anda untuk mendesain sebuah rumah yang minimalis dengan menggunakan mosaic batu alam. Terima kasih sudah membaca artikel kami.

Desain Interior Rumah Minimalis menggunakan Mosaik Batu Alam | abwaba | 4.5